Kamis, 08 September 2011

MAYASMARA The Series

Pengantar

Hidup ini sederhana. Karena hasrat, keinginan dan lain sebagainya, jadilah hidup itu rumit. Berat. Maka menjadi beban. Dan mahal. Demikianlah Mayasmara, sebuah karya tulis imaji yang sangat sederhana, tadinya. Hanya tentang dunia maya. Ketika diinginkan kemayaan itu dinyatakan, ketika pertemuan itu dipertemukan, ketika keberlanjutan itu disyaratkan, maka Mayasmara ditempatkan pada jalur-jalur yang rumit dan sulit. Batas-batas kemayaannya telah diterabas untuk menyata, bahkan berusaha menyatu dengan hal tertentu. Namun ketika kemayaan itu tetap menjadi kemayasmaraannya, maka sebagai subyek, Maya akanlah tetap menjadi sebagai maya, bukan siapa-siapa. Bukan penulis bukanlah pula pembaca. (demikian pula yang akan terjadi terhadap Nero).

Namun kini Mayasmara sebagi buku sudah berkembang menjadi Mayaseries. Layaknya sebuah kembang, tidak selalu menghasilkan buah. Berkembang sesuai musim, berbuah sesuai musim. Bahkan kembang Mawar itu selalu berduri. Seriesnya Mayasmara ini janganlah menjadi jebakan yang mengekang pengembangannya itu. Imaji memang tanpa batas, namun harus memberi batas kepada subyek. Karena dalam keterbatasan itu subyek bisa menjadi subyek.

Banyak yang mengejutkan, ketika polah gaya para pengembang Mayaseries ini begitu sungguh berusaha untuk memepetkan kepada aslinya. Jempol. Namun sesungguhnya, dirimu adalah dirimu sendiri. Memang mustahil, kecebur tanpa basah. Namun sebagai jati diri, basah atau tetap kering bisa hanya sebagai persepsi.

Tigabelas pemayaseries telah begitu liar mengembangkan. Terima kasih, diterima untuk dikasih-kasihkan, menjadi seikat kembang. Walau Maya telah menjadi tidak maya lagi. Entah apa namanya. Mungkin judulnya Mayaseries hanya berusaha menjadi sebuah jambangan. Pembacalah yang menempatkan bunga di dalamnya. Selamat menjadi tidak maya.

MAYASERIES
Mayasmara The Series
168 halaman
Rp 37rb.
untuk teman-teman yang menginginkan sequel mayasmara-mayaseries, silakan pesan via inbox atau sms 081914032201

Minggu, 28 Agustus 2011

3 SARAN MEMPERKAYA TULISAN


Kita, yang gemar membaca ataumenulis fiksi, mungkin pernah merasa cemburu, kagum, atau heran, saat membaca sebuah tulisan bagus ?
Saking bagusnya, kita sampai berkesimpulan bahwa, menulis fiksipasti sejenis bakat bawaan lahir; alih-alih berkesimpulan hasil dari proses belajar/latihan.
Tapi saya memilih kesimpulan terakhir. Karena merasa tidak punya bakat menulis, saya lebih berusaha mempelajari bagaimana cara mereka bisa menulis sebagus itu.
Bila perhatikan, tulisan para penulis ‘berbakat’ itu cukup mudah dikenali. Beberapa pembaca menyebutnya sebagai ciri khas. Sadar atau tidak, yang dimaksud ciri khas itu tersusun oleh pola-pola tertentu, berulang. Kita hanya perlu ‘membaca dua kali’ untuk mengenalinya.
1.Miskin kosa kata = Miskin pembaca
Imajinasi butuh medium untuk terungkap. Itulah Kata. Menurut Gorys Keraf, semakin banyak kata yang dikuasai seseorang, semakin banyak pula gagasan/ide yang dikuasainya dan yang sanggup diungkapkannya. Penulis ‘berbakat’ kaya akan diksi (pilihan kata). Mereka mampu memilih kata yang tepat untuk mengungkapkan gagasan karena beragamnya pilihan kata –yang mereka tahu-.
Sulit menyukai tulisan yang terbangun dari kata-kata ‘pasaran’ (denotatif) saja. Kata ‘berjalan’ misalnya, ditangan penulis ‘berbakat’ dapat diberi tekanan emosional tertentu (konotatif), dengan kekayaan padanan kata yang diketahuinya; Mengendap-endap, berjinjit, melenggang, gontai, tersaruk-saruk,
2. Tajam mata itu tajam pena
Dalam Bilangan Fu, Ayu Utami begitu royal memakai istilah-istilah teknis rock climbing. Taruhan, ‘Bilangan Fu’ tidak akan sebagus itu seandainya Ayu Utami tidak ‘mengalami’’ sendiri pemanjatan tebing.
‘Mengalami’ berbeda dengan ‘memikirkan’. The Inheritance of Loss akan dipenuhi kalimat-kalimat tumpul, seandainya Kiran Desai tidak tajam ‘mengalami’ krisis identitas sebagai orang india.. Apa jadinya Middle Sex sekiranya Jeffery Eugenides tidak ‘mengalami’ dirinya sebagai orang Yunani di Detroit ? Booker prizetidak akan diberikan pada novel Too Kill The Mocking Bird seandainya Harper Lee hanya ‘berandai-andai’ sebagai orang Alabama.
Sebagai pembaca, saya sering menemukan tulisan bagus, dan saya tahu penulisnya hanya ‘memikirkan’ namun tidak ‘mengalami’ sendiri tulisannya. Tapi saya selalu menemukan nilai ‘lebih bagus’ pada tulisan berdasarkan pengalaman.
Pena yang tajam hampir pasti bersumber dari mata yang tajam. Fiksi bersumber dari imajinasi. Imajinasi bersumber dari pengalaman. Lihat bulan, lalu tulislah tentangnya. Kita akan kewalahan menerima serbuan imajinasi, tentang bulan, datang dari segala arah.
Bandingkan dengan usaha menulis tentang kuda, atau perahu pinisi, yang informasinya semata dari bacaan & tuturan orang. Hasilnya datar, kering, karena imajinasi kita datang dari sumber sekunder, Dorongan liar berimajinasi tersandera beban ‘takut salah’.
Dewi Lestari rela ‘mengalami’ jadi anak kost selama 60 hari saat menulis novel Perahu Kertas. Kupikir, ini adalah saran yang bagus dari Dee.
3. Membaca dulu, baru menulis
Saya curiga, penulis ‘berbakat’ itu lebih banyak membaca ketimbang menulis. Itu saran terbaik dari mereka. Kecuali ingin tulisan kita hanya di baca oleh diri kita sendiri.
Seperti kata cendekia; sebuah tulisan/buku pada dasarnya –hanya- bercerita tentang buku sebelumnya. Tentu saja tidak ada yang menyarankan meniru, atau menghalangi inovasi untuk menciptakan ‘hal baru’ (memang ada hal baru dibawah kolong langit ini ?).
Otak ibarat bank data. Bacaan mengisi saldo kita. Menulis butuh modal, yang tentu didebet dari rekening otak. Data-data yang terekam akan menstimulasi imajinasi. Bacaan memperkaya imajinasi, imajinasi memperkaya tulisan. Bacaan memperkaya korelasi, saat otak mampu menjangkau kesalinghubungan antara berbagai hal yang sepertinya tidak. Middle Sex kaya, hanya karena otak Jeffrey Eugenides kaya akan bacaan; Sejarah, medis, psikologi, ekonomi, budaya dan seni.
Ah, ketiga saran menulis fiksi diatas sebenarnya lebih ditujukan kepada diri saya sendiri.

sumber : internet


Kamis, 18 Agustus 2011

Soulmate dan transformasi jiwa




Bulan ini istimewa sekali Karena Ramadlan dan Agustus bertemu. Tanggal 17-nya membawa kita kembali mengenang proklamasi tahun 1945. Pas sama, 17 Agustus juga 17 Ramadlan, hanya saja saat itu harinya Jumat, 2011 ini jatuh di hari Rabu.
Dan menjadi makin istimewa karena hasfa bareng hasfriends berkesempatan melaunching empat buku barunya 14 Agustus 2011 lalu. Hari Ahad pagi di toko buku Togamas –Semarang.
Seru karena empat buku mewakili empat genre.
Fiksi di DearLove
True Story di Bilakah Tuhan Jatuh Cinta
Esai di Wanita Era Digital
How to, buku motivatif inspiratif Bengkel Jiwa

Agustus, bulan kemerdekaan dan Ramadlan seperti soulmate. Meski kadang tidak bertemu, mereka saling merindukan. Dan demikianlah adanya, meski terpisahpun spirit mereka ada satu sama lainnya, saling.
Ingin tahu lebih banyak tentang soulmate, rindu, jodoh dan berbagai karakter cinta?
Baca Dear Love ya….tersedia di Gramedia, TB Gunung Agung dan Togamas.
Ramadlan sendiri adalah bulan transformasi jiwa, mencuci dan membersihkannya hingga kembali fitri. Ah…jika spirit Ramadlan dan kemerdekaan ini benar-benar mempengaruhi kita semua, satu bangsa, bayangkan perbaikan apa yang akan terjadi.
Karena meski jiwa kadang kotor, busuk dan rusak, hancur lebur sekalipun, ternyata masih bias bertransformasi. Masih bisa direparasi.
Caranya? Baca Bengkel Jiwa ya… tersedia di Gramedia, TB Gunung Agung dan Togamas. Hanya Rp 25rb.

Jumat, 05 Agustus 2011

Bilakah Tuhan jatuh Cinta

Upcoming Book!Dari Event FTS Kekuatan Cinta dan Doa,
BILAKAH TUHAN JATUH CINTA
Penulis: Dian Nafi dkk
Penerbit: Hasfa Publishing
...ISBN 978-602-9160-17-8
150 hlm
Rp 38rb

Sebentuk hati adalah ruang cinta yang tak bisa dimengerti selain dilakoni saja. Maka harus bersinergi dengan akal dan nafsu, sebagai unity triads of life. Ketika itu tercapai, saat itulah cinta bersemi. Jika sesaat saja begitu dahsyat. Apalagi setiap saat.
Pikirkan saja sendiri, kalau kau mampu (merasakannya, menjadi lebih bijak)

Cinta adalah ungkapan, maka bahasa menjadi keterbatasan untuk melintas hingga menerabas batas. Sesaat iklas sudahlah mengungkap dan menangkap cinta untuk dilepasbebaskan lagi. Karena cinta itu dibebaskan, membebaskan.


Dalam dan dengan cinta, manusia jatuh cinta, mempertemukan. Maka simpul pertemuan itu harus dilepas agar cinta itu menjadi : menjadi adanya cinta, cinta se-ada-nya. Mungkin keberhasilan sinergi hati, akal, dan nafsu menjadi energi cinta, dan ketika bereaksi dalam interaksi waktu akan berubah menjadi cahaya dalam proses hidup, yang dibahasakan (dalam keterbatasannya) sebagai “cinta”.Cinta itu bisa menjadi begitu pelik.
Maka lihatlah dengan sederhana, karena Tuhan pun sangat sedehana. Apalagi cinta-Nya.

All Penulis BTJC : Harlis Setyowati. Ana Monica. Nuraini latifah. Ummu Salma. Windy Asriani. Ayicha Sheila. Winarto.Sri Mulyaningsih. Mohammad Ramdhani. Amma O Chem. Dinu Chan. Dee An. Arif Zunaidi Riu Aj.Lestari. Asri Andarini. Inggang Perwangsa. Putri Hasyim. Elly Romdliyana. Haziah Ans. Kiandra Aesha. Intan Daswan. Yudith Fabiola. Prima Dwi Nanda. Erni Ratnawati. Lintang Kelana. Neny Silvana. Nur Aini Fa. Riana Sriwijayanti. Rela Putri Pamungkas. Mukti A Farid. Ila Rizky Nidiana. Ragil Kuning. Dwi Puspa Nurya. Minarni Solikhatun. Chika Rei. Nessa Kartika. Muzzamilah. Ainun Kurnia. Tsuraya WiduriImroatul Aziza. Dwi Aprilytanti. Leila Rizki Niwanda. Triana Dewi. Xanjeng Nura. Rurin Kurniati. Amanda Ratih Pratiwi. Dwi . Haris Firmansyah Hirawling. Sigit Dwi Wintono. Ney Lee. Fauziah Harsyah. Agnety. Molzania. Taufiqurrohman Hariri. Riana Yahya. Ade Batari. Siemalla Nenny Makmun. Iban Robani. Okti Li. Yanti Nurohmayanti. Victoria Ivy Tansil. Ihsanul Fikri. Damia B Gatimurni. Nailul Fitri

Kamis, 04 Agustus 2011

PENGUMUMAN EVENT FTS KEKUATAN CINTA DAN DOA


Terimakasih atas partisipasi teman-teman semua. Selamat untuk yang terpilih ataupun yang belum. Tetap semangat dan terus semangat mengasah tulisan dan mengembangkan diri !!

Berikut adalah judul-judul naskah terpilih yang akan dibukukan.

1. Cintamu Hadir Menguatkanku

2. Di Sinilah Cinta Tiba Dan Terluka

3. Ujian-Mu Menguatkanku

4. Cinta Dan Doa Bunda

5. Detik Penantian

6. Getar Nada Napas Cinta Dan Doa

7. Doa Tengah Malam

8. Keajaiban Itu Di Tangan-Nya

9. Kata Ajaib “Yang Terbaik”

10. Cinta Dan Doa Menguatkan Aku

11. Ganriki

12. Indah Pada Waktunya

13. Kekuatan Cinta Memang Luar Biasa

14. Hadirmu Dalam Sujud Panjangku

15. Dan Bayi Itu Pun Lahir Dengan Selamat

16. Akhirnya Dia Berjilbab

17. Air Mata Nisa

18. Bersatunya Cinta, Jawaban Atas Berjuta Do’a

19. Sembilan Tahun Aku Mencarinya

20. Di Atas Sajadah, Kumunajatkan Kidung Cinta

21. Cintanya Menguatkanku

22. Doa Si Pemudik

23. Lelaki Dan Rumpun Buah Cery

24. Perjuangan Atas Nama Cinta

25. Kembalinya Doa(Lintang Kelana)

26. Keajaiban Doa Yang Terkabul

27. Ketika Malaikat Mencatatnya

28. Ikatan Batin

29. Karena Cintanya

30. Air Yang Barokah

31. Tas Merah Pak Eko

32. Hati Yang Kembali

33. Les Untuk Les

34. Genggaman Dalam Nafasku,

35. Hanya Ibu

36. Dendam Cinta Untuk Bapak

37. Hati Biru Di Tempat Baru

38. Antara Ibu Dan Adam

39. Semua Karena Cinta

40. Aku, Dia, Dan Tuhan

41. Thank You, Allah

42. Atas Nama Cintanya

43. Cinta Dan Doa Untuk Sang Amanah

44. Cinta Menyembuhkan Suamiku

45. Cinta Yang Tertunda

46. Kais Kasih Ibu

47. 1 Doa 1 Cinta

48. Matematika = Nol Kilometer

49. Cinta Dibalas Doa

50. Doaku Pada Tuhan

51. Keajaiban Doa

52. Dawai Cintamu

53. Pada Jiwa-Jiwa Yang Tulus

54. Ibuku

55. Kau Tercipta Bukan Untukku

56. Kekuatan Cinta Dalam Do’a

57. Kekuatan Cinta Dan Doa-Semalam Di Berhalo

58. Kekuatan Cinta Dan Doa Ibu

59. Belahan Jiwa Yang Kau Kirim

60. Menggapai Cita Dengan Kekuatan Doa

61. “Niscaya Akan Kukabulkan Bagimu…”

62. Quantum Doa

63. Rencana Tuhan

64. Tangan Indahnya

65. Tanyalah, Mengapa Kita Malu-Malu Menyatakan Cinta

66. Bisikan Doa

Bagi yang naskahnya terpilih, mohon kirimkan biodata naratif maksimal 400 karakter. (ditunggu s/d 7 Agustus 2011)

email dlm bentuk attachment ke hasfriends57@gmail.com

subject email: BIO FTS_judul naskah_nama penulis

Contoh biodata naratif:

Dian Nafi. Pecinta purnama, penikmat hujan. Menulis 7 buku solo dan 24 Antologi. Di antaranya: Titik Balik (Leu), LL Serendipity (IndiePub), Crazmo (Leu), Be Strong Indonesia (#writers), Setan 911 (Leu), Para Guru Kehidupan (Gerai) Opick Inspirasiku (Leu) Mayasmara (HP), Balita Hebat (Jendela), Kencantren (HP), Man Jadda Wada Series (Bentang), Storycake Ramadhan (Gramedia Pustaka Utama). twit@ummihasfa

oh ya, ikuti juga event berikutnya berkenaan dengan Dear LOVE.

Lomba Komen Dear Love

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=254153214595680&set=at.252884051389263.73289.216191115058557.100001861539154&type=1&ref=nf

Lomba Resensi Dear Love

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=255300177814317&set=at.216192158391786.64441.216191115058557.100001861539154&type=1&ref=nfm

Sudah membeli Dear Love?

Berikut 15 alasan membeli DearLove untuk koleksi pribadi maupun sebagai hadiah bagi kawan/saudara/yg tercinta

1. berisi 111 naskah terpilih dari 800-an naskah yg masuk

2. mengandung esensi kebaruan

3. penuh kejutan dan menginspirasi

4. royalti menjadi kontribusi bagi pendidikan anak usia dini

5. sebagai referensi membuat flash fiction

6. menjadi sumber inspirasi dalam menulis....bayangkan 111 ide, bisa jadi 111 cerpen dan 111 novel jika dikembangkan. tentu saja harus berimprovisasi agar tdk menjadi plagiator.

7. membaca sastra, melembutkan jiwa. Mengasah kecerdasan emosional, spiritual, dan kepekaan sosial

8. 111 cerita dengan 111 moral of the story, hikmah yang bisa dipetik.

9. belajar empati dengan membaca berbagai kisah di dalamnya, ada bahagia, kesedihan, airmata, dsb.

10. bahan kontemplasi diri, ataupun bersama pasangan dan siapa saja.

11. memahami cinta dan pernak perniknya sehingga menghidupkan cinta demi meraih cinta dan cahaya ilahiah.

12. proses penulisan dengan pengalaman empirik dan puitis si penulis yang bisa dibilang, mencegah penghamburan kata.

13. memahami karakter cinta, keikhlasan cinta, serta usaha untuk cinta

14. menyuguhkan cinta dalam berbagai kondisi sosial yang ada

15. Bonus alasan; ada lomba resensinya, berhadiah paket buku senilai 200ribu.

Judul : Dear Love

menghubungi cinta-menghubungkan cinta-hubungan cinta

111 tulisan tentang cinta

Penerbit: Hasfa Publishing

ISBN 978-602-98386-7-1

227hlm. Rp 49rb

Hadir di Gramedia,TB GunungAgung,TB Togamas dan toko-toko buku

Rabu, 03 Agustus 2011

LOMBA MENULIS LANJUTAN MAYASMARA (DEADLINE 25 Agustus 2011)


Terimakasih teman-teman yang telah membeli, membaca dan mengapresiasi Mayasmara.
Berikut update sementara peserta event MAYASERIES:
1. Noor Hidayati
2. Alysa Inayah


Berikut info event-nya:
Mayasmara the series.
Mayana terus berjalan. Dia membutuhkan bantuanmu untuk melanjutkan ceritanya.
Buatlah novelette pendek tentang ini. 9 novelet terbaik akan dibukukan.
(Kontributor memperoleh royalty 10% dibagi jumlah kontributor)

Syarat:
Tulis dalam word 6-9 halaman, TNR 12, spasi 1.
Kirim dalam bentuk attachment file ke hasfriends57@gmail.com. Subject email:MAY-judul naskah.
Sertakan biodata naratif singkat dibawah naskah.
Oh ya, tuliskan juga salah satu atau beberapa subjudul favoritmu dari 23 subjudul yang ada dalam Mayasmara. Sebutkan alasannya.
Share info event ini. Tag teman-temanmu dan Mayasmara.

Deadline 25 Agustus 2011
Pengumuman pemenang, 3 minggu setelah deadline.
Juara I mendapat paket buku senilai Rp. 300rb
Juara II mendapat paket buku senilai Rp. 200rb
Juara III mendapat paket buku senilai Rp. 100rb

Selamat menulis!
Salam
Mayasmara



Novel MAYASMARA
ISBN 978-602-98187-1-0
vi+154 hlm
Rp 25rb (sdh termasuk ongkir)
MAYASMARA bisa di dapatkan di agen/toko buku atau pesan via inbox fb hasfapublisher atau sms 081914032201.

LOMBA DESAIN COVER (deadline 25 Agustus 2011)


Terimakasih partisipasi teman-teman semua, berikut update Sementara Peserta Lomba Desain Cover MAYASERIES (Mayasmara The Series)

1. Pedri Indrasary

2. Oemar Fadel

3. Angga R

Deadline 25 Agustus 2011. berikut info lombanya

http://www.facebook.com/note.php?note_id=134481253287906

LOMBA DESAIN COVER

Mayasmara the series.

Mayana terus berjalan. Dia membutuhkan bantuanmu untuk cover buku barunya.

9 novelet terbaik lanjutan Mayasmara ini membutuhkan cover.

Kirim desain cover ke hasfriends57@gmail.com.

Subject email:MAY-cover.

Sertakan biodata naratif singkat.

ukuran buku 13,5x19,5 cm. desain dalam corel/photoshop atau program apa saja. boleh juga ilustrasi tangan.

boleh dikirim dalam bentuk jpeg atau PDF atau file corel/photoshop nya.tema desain sesuaikan dengan tema mayasmara.

Oh ya, tuliskan juga salah satu atau beberapa subjudul favoritmu

dari 23 subjudul yang ada dalam Mayasmara. Sebutkan alasannya.

Share info event ini. Tag teman-temanmu dan Mayasmara.

Deadline 25 Agustus 2011

Pengumuman pemenang, 3 minggu setelah deadline.

Juara I mendapat Rp 100rb dan paket buku senilai Rp. 300rb

Juara II mendapat paket buku senilai Rp. 200rb

Selamat Mendesain Cover Mayaseries!

Salam

Mayasmara

"MAYASMARA"

ISBN 978-602-98187-1-0

vi+154 hlm.Rp 35rb.

telah hadir di agen/toko buku terdekat.

bisa juga beli online via sms 081914032201

atau inbox fb hasfapublisher

update peserta event menulis kekuatan cinta dan doa


Terimakasih atas partisipasi teman-teman semuanya. Berikut daftar sementara peserta:

1.Triana Dewi

2.Sri Devi

3. Asni Juniarti

4. Inggar Saputra

5. Lismaul Husna

6. Rizki Amalia

7. Ira Sari Sevi Widyahartono

8. Iban Robani

9. Okti Li

10. Alan Maulana

11. Nei Lee

12. Titin Septiana

13. Sekar Sae Khoirunnisa

14. Dwi Aprilytanti

15. Lusi Mulyantini

16. Ganden Aditera

17. Raditya Surya

18. Imroatul Aziza

19. Ade Batari

20. Rurin Kurniati

21.Angger Pelangi

22. Victoria Ivy Tansil

23. Riana Yahya

24. Amin Jafar

25. Siti Mualifah

26. Eka Oktarya

27. Taufiqurrohman Hariri

28. Molzania

29. Maryam Zakaria

30. Yanti Nur Rohmayanti

31. Fauziah Harsyah

32. Ayun Sri Rezkiana

33. Lina Rosliana

34. Dudu AR

35. Lyan Rayhvan

35. Selly Yanti

36. Putu Ririn Andreani

37. Delis MQ

38. Sara Amijaya

39. Agnety Ghosby

40.Sinta Agustina

41. Dwi Sekarang Mah

42. Ragil Papa Aira

43. Rona Febriani

44. Titi Wahyuni

45. Saefullah

46. Lara Ahmad

47. Ratu Marfuah

48. Entoni Putra

49. Irhayati

50. Xanjeng Nura

51. Sigit Dwi Wintono

52. Noorhani Dyani Laksmi

53. Sigit Dwi Wintono

54. Ihsanul Fikri

55. Shaleh Maulana Usaid

56. Amanda ratih Pertiwi

57. Ummu Fatimah Ria Lestari

58. Dhia Illushe

59. Sisilia Wisye

60. Alifah Quratuain

61. Ika Oktavianti

62. Herlina Anshory

63. Faika Rizky D

64. Nailul Fitri Azizah

65. Naina Humaira

66. Elrowi

67. Haris Firmansyah

68. Wahyu Ekasari

69. Leila Rizki Niwanda

70. Setiani Imaningtyas

71.Elrowi

72. Nessa Kartika

73. Frans Apriliadi

74. Tiara Deviana

75. Chika Rei

76. Zulhesya Aprilia

77. Choiriyah

78. Sartika Sari

79. Atieq Ilham

80. Muzzammilah

81. Ainun Kurnia

82. Aas Kaslan

83. minarni solikhatun

84. Prabowo Putro Awaludin

85. Linggar Octaviani

86. Chaerani Azizah

87. Nunu El Fasa

88. Soma Salim Sain

89. Yunda Biru Langit

90. Dwi Puspa Nurya

91.Ragil Kuning

92.Ila Rizky Nidiana

93. Mukti A Farid

94. Annisa Rona

95. Rela Puteri Pamungkas

96. Diah Prabaningrum

97. Riana Sriwijayanti

98. Sandza

99. Nuraini Fa

100. Syarifuddin

101. Rizka Dita

102. Nyi Penengah Dewanti

103. Leni Afriani Rahayu

104. Askar Marlindo

105. Pipit Setiafitri

106. Sutanto Ari Wibowo

107. Salsabilah Nadifah

108. Neny Silvana

109. Eka Nur Susanti

110. Lintang Kelana

111. Nikky Vianti

112. Erny Ratnawati

113. Erfin Nur Rohma

114. Prima Dwi Nanda

115. Imam Apriansyah

116. Nain Tety Nurhayati

117. Ria Hermy Raisa

118. Rachmi Rosanti

119. Harry Gunawan

120. Intan Daswan

121. Kiandra Aesha

122. Nanaz Nazrul

123. Cahaya Terang

124. Fadhilah Isnaini

125. Nonna Reza

126. Syarifuddin K

127. Dinu Chan

128. Dee An

129. Arif Zunaidi Riu

130. Marliyani

131. Lestari

132. Tiaandi Langit Ara

133. Diki Elfira

134. Asri Andarini

135. Aqrobu Littaqwa

136. Putri Hasyim

137. Inggang Perwasa

138. Erna Nur Hasanah

139. Ryva Nova

140. Elly Romdliyana

141. Fitri Yatul Humairo

142. Haziah Ans

143. Amma O Chem

144. Ryva Nova

145. Ayicha Seila

146. Winarto

147. Shine Fikri

148. Windy Asriani

149. Mei Idda

150. Amrina Salmah

151. Fitri Susilowati

152. Indriani

153. Ary Nur Azizah

154. Harlis Setyowati

155. Ana Monica

156. Eramayawati

157. Silvia Dyah

158. Sri Siska

159. Nur Aini Latifah

160. Fuatuttaqwiyah

161. Ummu Salma

162. Izzah Fitri

163. Sri Mulyaningsih

164. Novi Najmi

165. Yumi Yulanda

166. Mohammad Ramdani

167. Sari Yulianti

168. Bintang Bumoe

169. Muhammad Iqbal Tarigan

170. Syahda Ayu Nurmaya

171. Syamsul Arif Ghalib

silakan yang merasa sudah mengirim dan memenuhi persyaratan, tapi belum terdaftar di sini, menulis komen di bawah sini atau inbox. ditunggu s/d 3 Agustus 2011. terimakasih.

oh ya, ikuti juga event berikutnya berkenaan dengan Dear LOVE.

Lomba Komen Dear Love

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=254153214595680&set=at.252884051389263.73289.216191115058557.100001861539154&type=1&ref=nf

Lomba Resensi Dear Love

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=255300177814317&set=at.216192158391786.64441.216191115058557.100001861539154&type=1&ref=nfm

Sudah membeli Dear Love?

Berikut 15 alasan membeli DearLove untuk koleksi pribadi maupun sebagai hadiah bagi kawan/saudara/yg tercinta

1. berisi 111 naskah terpilih dari 800-an naskah yg masuk

2. mengandung esensi kebaruan

3. penuh kejutan dan menginspirasi

4. royalti menjadi kontribusi bagi pendidikan anak usia dini

5. sebagai referensi membuat flash fiction

6. menjadi sumber inspirasi dalam menulis....bayangkan 111 ide, bisa jadi 111 cerpen dan 111 novel jika dikembangkan. tentu saja harus berimprovisasi agar tdk menjadi plagiator.

7. membaca sastra, melembutkan jiwa. Mengasah kecerdasan emosional, spiritual, dan kepekaan sosial

8. 111 cerita dengan 111 moral of the story, hikmah yang bisa dipetik.

9. belajar empati dengan membaca berbagai kisah di dalamnya, ada bahagia, kesedihan, airmata, dsb.

10. bahan kontemplasi diri, ataupun bersama pasangan dan siapa saja.

11. memahami cinta dan pernak perniknya sehingga menghidupkan cinta demi meraih cinta dan cahaya ilahiah.

12. proses penulisan dengan pengalaman empirik dan puitis si penulis yang bisa dibilang, mencegah penghamburan kata.

13. memahami karakter cinta, keikhlasan cinta, serta usaha untuk cinta

14. menyuguhkan cinta dalam berbagai kondisi sosial yang ada

15. Bonus alasan; ada lomba resensinya, berhadiah paket buku senilai 200ribu.

Judul : Dear Love

menghubungi cinta-menghubungkan cinta-hubungan cinta

111 tulisan tentang cinta

Penerbit: Hasfa Publishing

ISBN 978-602-98386-7-1

227hlm. Rp 49rb

Hadir di Gramedia,TB GunungAgung,TB Togamas dan toko-toko buku

Minggu, 17 Juli 2011

11 alasan membeli DearLove untuk koleksi pribadi maupun sebagai hadiah bagi kawan/saudara/yg tercinta


11 alasan membeli DearLove untuk koleksi pribadi maupun sebagai hadiah bagi kawan/saudara/yg tercinta

1. berisi 111 naskah terpilih dari 800-an naskah yg masuk

2. mengandung esensi kebaruan

3. penuh kejutan dan menginspirasi

4. royalti menjadi kontribusi bagi pendidikan anak usia dini

5. sebagai referensi membuat flash fiction

6. menjadi sumber inspirasi dalam menulis....bayangkan 111 ide, bisa jadi 111 cerpen dan 111 novel jika dikembangkan. tentu saja harus berimprovisasi agar tdk menjadi plagiator.

7. membaca sastra, melembutkan jiwa. Mengasah kecerdasan emosional, spiritual, dan kepekaan sosial

8. 111 cerita dengan 111 moral of the story, hikmah yang bisa dipetik.

9. belajar empati dengan membaca berbagai kisah di dalamnya, ada bahagia, kesedihan, airmata, dsb.

10. bahan kontemplasi diri, ataupun bersama pasangan dan siapa saja.

11. memahami cinta dan pernak perniknya sehingga menghidupkan cinta demi meraih cinta dan cahaya ilahiah.

Bonus alasan; ada lomba resensinya, berhadiah paket buku senilai 200ribu.



Judul : Dear Love

menghubungi cinta-menghubungkan cinta-hubungan cinta

111 tulisan tentang cinta

Penerbit: Hasfa Publishing

ISBN 978-602-98386-7-1

227hlm. Rp 49rb

Hadir di Gramedia,TB GunungAgung,TB Togamas dan toko-toko buku.

Rabu, 13 Juli 2011

LOMBA MENULIS NOVELET


Mayasmara the series.
Mayana terus berjalan. Dia membutuhkan bantuanmu untuk melanjutkan ceritanya. Buatlah novelette pendek tentang ini.
9 novelet terbaik akan dibukukan.
(Kontributor memperoleh royalty 10% dibagi jumlah kontributor)
Syarat: Tulis dalam word 6-9 halaman, TNR 12, spasi 1.
Kirim dalam bentuk attachment file ke hasfriends57@gmail.com.
Subject email:MAY-judul naskah.
Sertakan biodata naratif singkat dibawah naskah.

Oh ya, tuliskan juga salah satu atau beberapa subjudul favoritmu dari 23 subjudul yang ada dalam Mayasmara. Sebutkan alasannya.

Share info event ini. Tag teman-temanmu dan Mayasmara.
Deadline 25 Agustus 2011 Pengumuman pemenang, 3 minggu setelah deadline. Juara I mendapat paket buku senilai Rp. 300rb
Juara II mendapat paket buku senilai Rp. 200rb
Juara III mendapat paket buku senilai Rp. 100rb
Selamat menulis!

Novel MAYASMARA
ISBN 978-602-98187-1-0
vi+154 hlm
Rp 25rb (sdh termasuk ongkir)
MAYASMARA bisa di dapatkan di agen/toko buku atau pesan via inbox fb hasfapublisher atau sms 081914032201.

Sabtu, 14 Mei 2011

Pengumuman: 21 naskah terpilih Essai Peran Wanita di Era Digital

Terimakasih atas partisipasi semua pengirim naskah dalam event Esai Peran Wanita di Era Digital.

Berikut 21 naskah yang terpilih


1 KARTINI ERA DIGITAL

Annisa Rona

2 Berbagi dan Berbisnis Bersama Miss Jejaring Sosial

Susan Sutardjo

3 ERA DIGITAL, ERA WANITA

Rahmiana Rahman

4 PENGENDALI DIRI SENDIRI

Najmi Haniva



5 Ibu Rumah Tangga Harus Melek Perangkat Tehnologi

Oleh Dian Onasis

6 Internet, Lahan Perempuan Bersuara

HENDRA SUGIANTORO

7 Kartini di Era Teknologi Informasi

Dwi Aprilytanti Handayani

8 KEJAHATAN ATAS NAMA PEREMPUAN DI ‘FACEBOOK’

Rosikh Musabikha M.

9 Membimbing Anak Supaya Tidak “Teracuni” IT

Oleh Naqiyyah Syam

10 MENJADI e-MOM YANG BIJAK, CERDAS, DAN SHALEHAH

Murti Yuliastuti

11 PENGUATAN PERAN IBU DAN TANTANGANNYA

Bundanya Fiqthiya

12 PENINGKATAN PERAN PEREMPUAN MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Haniva Az Zahra

13 Perempuan, dan Persaingan Pasar di Era Digital

Herlya Inda

14ERA DIGITALISASI ;

DI ANTARA IBU RUMAH TANGGA DAN TETANGGA

Riawani Elyta

15 ” Saat Wanita Bersahabat dengan Digital”

Iifsyarifah

16 SUPER WOMAN SUPER DEAL

ENDANG SSN

17 Wanita digital, menerobos era waktu

Dewi Irianti.

18 Wanita: Sang Multi-Role di Era Digital

Mega Anindyawati

19

Wanita dan Era Digital :

Pencipta, Pengguna, atau Apatis

Dini Wulansari

20 Revitalisasi Peran Ibu di Era Cyberspace

Oleh: Syarif Hidayat Santoso

21 Keanggunan Alami dari Sentuhan Tangan Cantik dalam Digitalisasi

Wulan Wahyuning Ratri

Rabu, 11 Mei 2011

Resensi Mayasmara

Judul Buku : MAYASMARA, Mayana dan mayanya
Penulis : Dian Nafi & A[rt]gus Faizal
Penerbit : Hasfa Publishing
Halaman : viii + 118

Mayana Astari, sulung tiga bersaudara dari keluarga terhormat. Gadis penurut yang tumbuh dalam kepatuhan kultur timur yang telah dididik dalam kancah global. Menjadikannya wanita modern dalam pergaulan namun tetap patuh pada tradisi keluarga. Termasuk dalam menentukan pasangan hidup.
Mayana patuh dijodohkan oleh ibunya. Namun dalam perjalanannya dia jatuh cinta pada sahabat mayanya yang bernama Nero. Antara kenyataan dan khayalan, Mayana terjebak dalam perasaan cinta yang kemudian membelenggunya. Mayana berusaha melupakan cinta mayanya dengan tetap mematuhi perjodohan yang telah diatur keluarganya. Sampai akhirnya sebuah kesadaran menyentakkannya pada kenyataan bahwa calon suaminya menyimpan sebuah kenangan masa lalu yang tidak bisa dilupakan.
Mayana gamang katika haru smemutuskan untuk tetap melanjutkan perjodohan. Karena dia bukan wanita yang diimpikan calon suaminya. Makhirnya Mayana memilih untuk mundur. Kendati utnuk itu ia harus menghadapi air mata ibunya. Mayana ingin menggapai cinta mayanya yang demikian meraja di hatinya.
Membaca novel Mayasmara karya kolaborasi Dian Nafi dan A[rt]gus Faizal membawa kita pada petualangan dunia maya yang tiada namun ada. Di pungkiri namun terjadi. Penulis yang katanya hanya bertemu dalam konektivitas dunia maya hendak membawa dunia maya ke dalam alam nyata. Bahwa antara dunia maya dan nyata hanyalah beda mediasi dalam mengungkapkan rasa. Namun semua itu adalah ada.
Sebelumnya hendak minta maaf karena bukan kapasitas saya sebagai pengkritik sastra. Novel yang bagus, dan unik. Dengan mengambil tema penulisan tentang berbagai simbol yang digunakan dalam jalinan dunia maya, khususnya facebook. Penggambaran bahasa sastra tingkat tinggi. Sehingga perlu sedikit untuk berpikir ketika menikmati novel ini. Terutama bagi saya yang kurang begitu menikmati novel dengan bahasa-bahasa sastra tinggi. Cover yang cantik dan futuristik. Dan puisi-puisi yang indah untuk dinikmati.
Kalau ada kelemahan, jika itu boleh disebut kekurangan dalam novel ini adalah penulisan tanda baca yang tidak umum. Terutama penggunaan tanda petik dalam dialog.Kurang konsistennya penulis dalam mengambil penokohan karena tiba-tiba tokoh Mayana berubah menjadi aku dalam sebuah dialog (Hal 48). Adanya pengulangan halaman. Halaman 51 sampai 52 merupakan ulangan dari halaman 47, 48, dan 49.Sedikit ungkapan yang terasa janggal menurut saya. Hal 83: Mayana memandangi penuh purnama penuh langit malam yang berpelangi. Apakah bisa melihat pelangi di malam hari? Masih juga banyak salah-salah ketik dan pengaturan spasi ada di beberapa bagian. Munkgin editornya sedang ngantuk? Dan akhir yang menggantung, sehingga membuat pembaca masih bertanya-tanya bagaimana kelanjutannya? Atau mungkin ini memang sebuah trik dari penulis?
Namun secara umum novel ini bagus. Memberi kita tentang banyak wawasan dan wacana tentang cinta. Dan akhirnya berkenaan dengan kritik ini, memang lebih mudah melihat kesalahan yang dibuat oleh orang lain. Kesempurnaan hanya milik Allah sementara segala kesalahan adalah milik saya semata.

by Sri Wahyuti

Testimoni Pembaca Mayasmara


1.
MAYASMARA adalah sebuah novel kebaruan. Dimensi kekinian berpadu menerobos sisa – sisa masa lampau yang kokoh, yang harus dihadapi oleh satu jiwa, selaku lakon utama : Mayana Astari. Tokoh Nero dibentuk sebagai tokoh super baru dan melebur dalam kehidupan Mayana. Penulis Dian Nafi dan Agus Faizal mampu memadukan cerita kebaruan ini menjadi sebuah genre baru dalam dunia tulis menulis khususnya novel. Bahasa sastra modern yang tertata menjadi keindahan yang menohok jantung pembacanya secara tidak langsung. Nilai pergulatan para tokoh menjadi point tersendiri karena unsurnya konflik batin di tengah gempuran modernisasi. Selain itu bentuk Novel Mayasmara juga berbeda dari novel biasanya. Dalam penulisan bab per bab diberi judul yang modern sesuai tema. Misalnya upload, profil, status, pokoknya FB banget. Membaca novel ini seperti memasuki peleburan dua dunia melalui konflik batin.
(Gea Julia Penulis, Penyiar Radio)

2.
Novel yang sungguh menarik ...
Memodifikasikan antara kehidupan modernitas dunia maya yang kian menggila dengan religiusitas.Effek kehidupan sosialita maya yang kian menggerus nyata dengan tradisi kepatuhan penuh etika terhadap keluarga ......
Siapakah pemenangnya ...
(Ina YS)

3.
Bagus banget. Sampai-sampai aku harus mencerna bolak-balik apa yang dimaksudkan.
Sastra-nya...duuuuh..... jempol dech..
(Istikumiyati-Penulis Buku Best Seller –Menjadi Pemenang Kehidupan)

4.
Sebuah karya yang unik, selain karena ditulis oleh dua orang yang menjalin komunikasi melalui dunia maya, isinya pun sarat dengan keunikan, dimulai dengan penamaan bab-babnya yang kental dengan dunia maya, juga cara penceritaannya. Kita dibawa melompat-lompat dari realita kehidupan sang tokoh menuju ke dalam diri si tokoh, semua angan-angan, perenungan, dan suara hati.
(Murti)

5.
Ada banyak hikmah yang didapat dengan membacanya. Taat bakti org tua, ttg sinergi, ttg kepasrahan dan tawakal. puisi dan sastra di dalamnya...ampyuun...
(Alisy, career woman)

6.
Novel apik ini mengajak kita untuk menikmati setiap gigitan diksi, mengunyah setiap kiasan yang bertebaran, secuil demi secuil secara perlahan, menyecap dan meresapkan semua rasa yang ditawarkan. Bagi yang terbiasa membaca cepat, mungkin akan sulit mengikuti alurnya.
(Astuti)


7.
Memang menggantung begitu? Penasaran endingnya...Ada lanjutannya lagi kah?
(Desy, Solo)

8.
Tinggikan imajinasi Anda......^ ^...baru bisa ikuti jejaknya...
(Iyan, desainer)

9.
Inilah karya ‘kebaruan’ yang menarik. Penulis bisa menyisipkan cinta padaNya yang begitu kental, spiritualitas yang dikemas dengan sangat manis, dan satu lagi inilah karya yang penuh hikmah, tentang kesadaran penuh atas tanggung jawab suatu keputusan, tentang restu orang tua yang begitu penting dan jadi syarat utama dalam menikah.juga tentang kekuasaan Allah yang menguatkan dan memampukan. Banyak kejutan indah yang saya peroleh saat membacanya. Kata-kata yang bagai cahaya menembus kepala dan hati saya, serta quote istimewa yang begitu banyak berserak di dalamnya untuk saya pungut demi menyegarkan hari-hari saya. Hmm, dan saya pun menutup novel ini dengan tersenyum penuh semangat ‘kebaruan’
–Mencintaimu karenaMu, ya Allah-
(Murti Yuliastuti, Penulis)

10.
Mayasmara sebuah novel yang dihadirkan untuk menyadarkan kita tentang dunia maya yang tak hanya maya. Di era sekarang, situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Yahoo Massagger dan lain-lain telah menjadi bagian dari kehidupan insan diseluruh pelosok dunia, terutama remaja yang tengah sibuk menelusuri dan mengeksplorasi jati diri
(Resa, Tangerang)

11.
Bagus banget...
(Fauzi, Kontraktor)

12.
Kelebihan novel ini yakni kepiawaian penulis dalam mengangkat tema yang update sehingga pembaca penasaran seperti apa yang namanya Cyberlove itu, kemudian banyak yang mengandung nilai-nilai terutama nilai agama. Penulis tak tanggung-tanggung menyajikan dua rukun islam sekaligus. Pertama puasa pada bulan ramadhan dengan keangungannya mampu membuat pembaca merindukan keberkahan bulan penuh hikmah itu. Kedua, ibadah haji deskripsi yang apik mampu menghipnotis pembaca seolah-olah ikut merasakan tengah membaca di kerumunan orang dikelilingi hajar aswad. Namun, kurangnya deskripsi fisik setiap tokoh membuat pembaca sulit membayangkan keadaan fisik pelaku, tidak adanya pembulatan karakter setiap tokoh serta alur yang bisa dikatakan ‘amburadul’, selain itu terdapat banyak kesalahan pengetikan dan terlalu banyak mengutip seperti teks lagu barat. Terlepas dari segala kekurangannya novel ini cocok dibaca oleh remaja yang tengah asyik berkecimpung dalam dunia maya, terutama bagi mereka yang berniat mencari pasangan hidup melalui biro jodoh melalui situs jaringan sosial. Novel ini membuat sadar bahwa jangan mudah jatuh cinta pada seseorang yang tak dikenal latar belakang kehidupannya.
(Sari, Remaja dan Pelajar Jakarta)


13.
Membaca Mayasmara membuat mata kita melek bahwasannya cinta itu memang bisa tumbuh di mana saja kapan saja dan tak mengenal siapa oleh siapa untuk siapa. Ya itulah cinta yang sulit untuk didefinisikan secara gambling. Buku mayasmara ini berisikan cerita yang ditulis dengan kata-kata yang indah, romantis dan penuh cinta. Selamat buat Dian Nafi dan a[art]gusfaizal yang mampu menuliskan kisah, Mayasmara.
(Mieny Angel, Penulis muda)

14.
Mayasmara, sesuai judulnya novel ini menceritakan kisah asmara gadis bernama Mayana yang jatuh cinta pada seseorang di dunia maya. Sebuah kenyataan bahwa di era modernisasi dunia maya bagai memiliki kekuatan magis. Jika tidak bijaksana menggunakannya kita bisa terjerumus dalam hal-hal yang membawa mudharat dan jauh dari manfaat. Seperti banyak terjadi akhir-akhir ini banyak gadis usia muda terperangkap jebakan lelaki hidung belang di dunia maya yang belum dikenal terlalu dekat atau sebagaimana halnya kisah sepupu Mayana yang harus kawin lari demi cinta buta lelaki yang hanya dikenal di dunia maya.
Mayasmara dengan cerdas membidik segmen pembaca para peselancar di jejaring sosial dengan penggunaan kata yang lazim digunakan dalam aktivitas berkoneksi, patut diberikan acungan jempol bahwa Mayasmara boleh disebut sukses dalam menautkan kata-kata tersebut menjadi sebuah sub judul (Bab) dalam Novel sehingga terdapat korelasi antar sub judul dengan paparan kisah. Pemilihan kertas dan cover buku yang cantik menjadi daya tarik tersendiri.
(Dyah, Mahasiswa)

15.
menarik sekali.sampai tak berkedip dan bergeming membacanya.
(ichsan, ketua PKBM FS)

16.
Cocok untuk pembaca cerdas, ingin cerdas atau ingin dicerdaskan.
(Ahmad Sunoto-Hakim, Ustadz)

17.
Mayasmara tidak secara dangkal membahas cinta dan seluk beluk dunia maya, dalam novel ini banyak ditemui kalimat puitis tentang cinta yang universal bukan hanya antara lelaki – wanita namun juga cinta kepada Sang Pencipta dan orang tua.
Novel dengan dua penulis mungkin bukan hal baru, namun Mayasmara meniupkan angin segar dalam kalimat demi kalimat yang ditulis penuh perasaan.
(Apriliyanti)

18.
Kedua penulis sangat kreatif dalam mengungkapkan istilah-istilah dunia maya di dalam novel ini, dan menjadikannya satu dengan dunia nyata sang tokoh utama. Sosok yang bisa tersentuh, demam, dan terkulai lemas karena tulisan-tulisan di dunia yang tak nyata. Serta berhasil menembus sekat-sekat dan menemukan potensi dirinya di ruang tak terbatas. Pergulatan batin tokoh utama dalam menemukan jatidirinya di dunia yang nyata sangat menarik diikuti. Cerita di dalam novel ini begitu mengalir dan memenuhi setiap sudut imajinasi para pecinta dunia maya. Pembaca akan menemukan kesepahaman dan kegairahan yang sama dalam cara-cara berpikir sang tokoh utama. Satu ungkapan yang pantas untuk menggambarkan novel ini adalah ... Sangat menarik! (Ridwan Sanjaya, praktisi internet dan penulis buku-buku teknologi informasi, Lecturer at Unika Soegijapranata Semarang,Studied Graduate School of IT at Assumption University,Lives in Bangkok, Thailand,Freelance Author)

19.
Bahasanya keren! Nggak Nyangka!
(Mega Lie-Pelaku Bisnis)

20.
Saya suka penjudulannya.
Kalau jalan cerita sih menarik. Tema cukuplah. Hanya kurang pendalaman sisi penokohan karakter dari sisi psikologi-nya saja. Padahal untuk novel, memungkinkan menggali dan menggambarkan kerumitan psikologis para tokoh dan jalinan masalah/ceritanya itu ya.
(Riesnawati- Redaktur Nakita)

21.
Mayana bukan novel yang memandang cinta menjadi sesuatu yang memabukkan tidak pula menempatkan cinta sebagai sesuatu yang begitu absurd untuk dirasa. Mayana menyisipkan pesan moral : jadikanlah cinta kepada Tuhan sebagai landasan untuk mencintai sesama manusia dan lawan jenis yang didamba menjadi pasangan hidup maka niscaya ketenangan batin pun akan diraih. “Cinta adalah memberi, bukan mengambil, cinta adalah keikhlasan mendapat hak, bukan kewajiban yang harus dituntut dan cinta apapun dalihnya membuatmu lebih bersabar, tabah dan menemukan Tuhan melalui Tuhan”.
(Tanti)

22.
Maya duplikat nyata. Siapa yang menyangkal jika maya juga penuh dengan cerita. Tentang rasa, berita dan ilmu tentang hidup dan kehidupan, yang beberapa tahun ini memberikan warna apik dalam kehidupan remaja-dewasa.
Penulis yang menghadirkan kisah yang dramatic pastilah memiliki pemikiran yang dalam terhadap suatu hal yang ia rasa penuh makna tersendiri. Dan hal itu dapat kita lihat dalam sebuah karya Diannafi + A[rt]gusfaizal, sebuah karya unik yang dibuat oleh dua orang yang menjalin komunikasi melalui dunia maya. Dan dari dunia maya pula bersepakat menciptakan sebuah karya apik yang meyentuhan “mayasmara” karya indah tentang mayana dan mayanya
(Yayun)

23.
Novel yang bagus. Memberi kita tentang banyak wawasan dan wacana tentang cinta dan kehidupan
(Wahyu, Guru PAUD)


24.
Mayasmara sebuah karya dengan kesederhanaan kata-kata, namun dengan kesederhanaan itu pula berhasil menciptakan sebuah cerita yang menyentuh sehinggah batin pun tertarik untuk lebih meresapi kisah seorang mayana dalam diri. Inilah maya dan inilah kehidupan maya. Sebuah realita tentang cinta yang lahir dan menghadirkan sebuah pilihan.
Karya yang muncul dan memuat sebuah rahasia untuk mempertahankan cinta atau bahagia diatas gejolak lara sungguh sangat mengagumkan bagi saya. Banyak hal-hal yang dapat dipetik dalam karya ini. Bagi seorang yang awam seperti saya, membaca dan menyimak karya ini dapat menambah ilmu saya khususnya dalam kajian sastra. Dan itu sangat berguna.
(Riwinasti)

25
Makna yang terkandung dalam cerita Mayana ini bagus ,dan dikemas dengan sentuhan sastra dan bahasa yang global dan edukatif sehingga menambah wawasan bagi pembacanya.kesesuaian cerita antar bagiannya dan tema pada setiap sub judul ,juga amat jenius sehingga orang akan dibawa rasa penasaran untuk menyelesaikan bacaannya ini.
(Siwy, Penulis muda)

26
Novel yang bagus, dan unik. Dengan mengambil tema penulisan tentang berbagai simbol yang digunakan dalam jalinan dunia maya, khususnya facebook. Penggambaran bahasa sastra tingkat tinggi. Sehingga perlu sedikit untuk berpikir ketika menikmati novel ini. Terutama bagi saya yang kurang begitu menikmati novel dengan bahasa-bahasa sastra tinggi. Cover yang cantik dan futuristik. Dan puisi-puisi yang indah untuk dinikmati.
(Iyut, Pendidik)

27
Mayasmara itu ide baru, saya kira. Membesut cerita berangkat dari realitas dunia maya. Itu semakin dipertajam dgn judul-judul bab yg memang sangat familiar dgn para pengguna internet: tag, attending, history,download, chat, offline. dll...
Kalimat-kalimat puitis juga bertebaran di buku ini: ke mana ini akan berujung, aku lepas, aku tertahan, aku lari, aku kembali, aku marah, aku tersenyum lagi. kau dan aku dua kupu tak sempurna, menari di atas paradoks, kenapa indah harus bersama dosa.
Mayasmara buku yg lumayan bagus dengan ide baru dan menawarkan konsep baru.
(Onet Adithia Rizlan, Novelis)

28
Buku bercover biru ini adalah samudra kisah dari sebuah kehidupan dunia maya. Penasarankan? ikuti jalan ceritanya^^...
(Telaga Mega Cynthia)

29
bagus, suka sekali.Sekedar krtik kalo boleh menurut kacamata s.m.a saya, endingnya/bab trakhir kurang gmn gitu / sengaja d bkn gantung ya,
(ulil, Riau)

30
Sungguh mendebarkan, saat menikmati lekuk kata dalam Mayasmara
(Dani Setiawan, Medan)
-
31
Tadinya cuma mau baca sekilas saja di toko buku. Tapi setelah dibaca, amboiii...nggak mau dilepas deh bukunya. harus punya di rumah, karena banyak kalimat- kalimat yang musti dicerna dengan lebih dalam dan sayang sekali kalau dilewatkan. Bagus dan kereen banget. sukaaa.....
(Lilik, santri)

32
" mayasmara" , menarik sekali buku ini karena berkisah tentang hubungan kasih di dunia maya ...hmm rasanya cukup banyak yng tergoda cinta diantara note-note ....tag...message....I like it :))
(Aisah Rahman)
,
33
Unik, apik, endingnya menggelitik
(Murti, Depok)

34
Membaca Mayasmara, seperti berpetualang dan terbang tinggi bersama imaginasi,..menghanyutkan!!!
(Aida M. Affandi, Penulis)

35
‘May,Jiwamu bukan milikkku. Jiwanya bukan milikmu. bahkan jiwaku bukan milikku. Jiwa kita semua ini milikNya.’ Di manakah realitas cinta Mayana ? Sebuah Novel yang unik, penuh rangkaian kata sarat makna yang sangat apik, dengan ending yang 'menggelitik'
(Yuliastuti, Happy Mom)

36
Membaca Mayasmara seperti belajar berfilsafat dengan gaya penulisan masa kini. Betapa sesuatu yang maya kadang lebih nyata merasuk ke jiwa, ini sebuah realita. Beberapa salah ketik tidak mengurangi konsentrasi dalam membaca.
(Aprilytanti, Penulis)

37
saya sudah baca bukunya..., bagus sekali, imajinasi tingkat tinggi, pemahaman data yang valid dan paham lokasi yang MANTAP, tulisannya sudah bener-bener karya penulis yang matang
(Diki Ahmad Zaman, penulis dan motivator plus)

38
Mayasmara, aku senang dg kalimat yg ditulis, seperti kata-kata istilah (jadi tambah vocab baru untuk saya) tapi kisah mayasmara bagi saya terlalu di dramatisir deh perasaannya. atau karena ini novel jd penulis harus mengungkapkan seluruh perasaan yg dimiliki, dan beda dg cerpen, mungkin ia kali yah? dan satu lagi saya baru pertama kali ini membaca novel yang bertemakan ttg dunia maya. Jadi, mengungkap sedikit adanya hubungan yg sangat erat dlm pertemanan di dunia maya memang ada dalam kenyataannya.^^
keren …..
(hoshi yugata, lampung)

39
Jempol lah, atau angka 10 nilainya.
Kata-katanya, alurnya, wahhh…..gak nyangka, bisa sekali menulisnya..
Ekspresinya tulus & membangun
(A Har, Esmod)

40
Mayasmara adalah novel yang unik, beda dengan novel – novel yang pernah saya baca, baik dari sudut konsep, ide cerita dan penceritaan. Saya sudah membacanya. Bagus!
(Badiatul Muchlisin Asti, Penulis buku best seller Saat Kuncup Cinta Mekar di Hati)

41
Bagaimana kita mendeskripsikan keindahan ?. Mayasmara dari Hasfa Publisher membidiknya dengan tak biasa "Warna menjadi rasa, rasa menjadi bentuk, bentuk menjadi arah, arah menjadi nisbi, nisbi menjadi ganjil, ganjil menjadi genap, genap masih harus digenapkan dalam kesederhanaan keteraturan pola dan struktur itulah keindahan". Terimakasih Mayasmara untuk olah kata nan mengolah rasa ^_^
(Dwi, Penulis)


42
Speechles..
(Rabea- Mahasiswi Al Azhar Cairo)

43
Aku mumet bacanya. Bahasanya ketinggian.aduh aduh…selamat deh bikin orang berkerut.
(Woro)

44
Mungkin otakku yang kurang bisa mengimbangi kecerdasan novel ini. Tapi kalimat-kalimatnya, membuat keningku berkerut lama dan parahnya kadang kerutan itu belum hilang sudah bertambah lagi.
May, bicara tentang cinta, bicara tentang hidup, bicara tentang hati, bicara tentang bahwa dia pernah membuat janji bertemu dengan Nero. Bahwa dia mengatakan pada Nero hanya ingin menikah dengannya. Namun aku harus terus menebak apa yang dia katakan itu nyata atau maya.
Mayana, mayanya, Mayasmara. Kisah yang unik tak terduga dan…mengejutkan.
(Eni Shabrina, Penulis)

45
Bagus sekali. Kalimat-kalimatnya indah. Pesan-pesannya bagus. Ceritanya juga menarik
(Nur aini, Guru)

46
mayasmara, penasaran, pengen baca terus, ternyata perjodohan itu benar-benar kental ya dijawa? jadi pengen kesana, yang jelas pengen jadi tumbalnya, hahaha, males nyari jodoh sendiri :)

ceritanya oke, menarik, cocok buat pecinta facebook. tapiiii, bahasanya dalaaaaam, susah diselaaaam. jujur, temen kosku pada bingung bacanya, akupun begitu, tpi menurutku itu unik. satu hal yang kusuka, puisinya indaaaaaah. :)
(mardhatillah)

47
Mayasmara dengan sampul biru ,novel yang menceritakan dunia Maya terutama jejaring social Facebook , Yahoo Messenger.
Kedua penulis ini sangat apik dalam memilih diksi ,diksi tersebut tersusun dengan indah, menjadi satu kalimat yang mengeluarkan kekuatan bagi pembacanya.
(agustini, penulis)


48
alhamdulillah bukunya sudah sampai.benar2 suatu pengalaman yg sangat menggila saat menyusuri tiap lembar mayasmara.seakan mata ingin terus menyibakkan setiap misteri untaian kata2nya yg tak terungkap.
salut buat mayana dan mayanya.
bravo!
(Dyah Weningtyas)

49
saya rasa buku itu mewakili dr persahabatn dunia maya yg ku alami skrng,, persahabatan yg bawa manfaat,, sdgkn tentang asmaranya itu,,, hehe,,,
Dia (someone special) yg mngajariku buat fesbuk hingga ku punya tmn-tmn yg bawa manfaat (baik-baik),,,jadi kurasa buku "mayasamara" bagus
(Nurul Aini)

50
Menurut aku sih kalo untuk klimaks nya masih agak kurang gereget, diksi masih kurang bervariasi. Terus alur cerita sama karakter penokohan juga kurang berkarakter. Jadi masih kabur dan kurang berkesan di mata pembaca (aku).
Untuk fisik buku, cover nya bagus. Semoga ini bisa membangun dan menelurkan buku yang lebih baik lagi dr Mayasmara. Amiiin.
(Roro)

51
Keren, bahasanya sastra banget, saya yang anak teknik ini bingung jadinya mau bilang apa... Hehe...

Dan agak kaget juga, seandaikan memang itu benar bisa terjadi (note dan tulisan bisa membuat perasaan seseorang tumbuh sedemikian), saya jadi khawatir juga.

Suatu pelajaran penting juga buat saya, yang mungkin aktifitasnya mirip dengan Nero...
Semoga kita bisa melihat apa yang ditulis, bukan siapa penulisnya...

Karena jujur, dengan malu saya mengakui, saya belum seperti apa yang pernah saya tulis...

Dan mengenai pelajaran cinta yang diberikan......
Duh, saya bingung lagi. Mungkin karena saya cinta ceritanya??
(Bagas T)

52
temanya bagus, memotret kenyataan yang banyak terjadi sekarang, penuturannya juga unik, tapi cukup banyak typo dan salah eja yang mengganggu.... semoga kalau nanti cetak lagi bisa lebih dibenahi :).
(Leila Rizki)

53
Mayana unik, apalagi dimas yang ternyata memiliki kisah seperti kebanyakan suami. Gambaran perasaan mayana sama persis dg yang banyak orang yang mengalaminya. (NUNU)

54
hanya semalam aku baca karya ekspresif dan sangat kreatif ini. Siapapun aktivis dunia maya pasti akan menemukan penggalan kisahnya dan petualangan dirinya selama di dunia maya, meski tidak sepenuhnya sama dengan yang dialami Mayana sebab cinta virtualnya pada Nero. Sangat fantastik dan amazing, buku yang bagus buat mereka-mereka yang ...sedang mengalami cinta maya, agar tahu apa langkah yang mesti diambil sebelum segalanya menjadi kacau. Sebab belajar melalui berkaca pada kejadian yang dialami orang lain, adalah sebuah sekolah kehidupan tersendiri yang bisa mendidik kedewasaan seseorang. Al-aqil, man i'tabaro bi maa roo-a, wa itta'adho bi maa sami'a, wa akhodzad darsa bi maa qoro-a
(awy A qolawun)